Artist of The Month: Muklay

Oleh : Hasbiya Rizqi, Universitas Negeri Jakarta

Berawal dari kegemaran menggambarnya sejak di bangku sekolah, seniman dengan nama Muchlis Fachri alias Muklay sudah menggabungkan bakat menggambarnya dengan keahlian berbisnis. Muklay memulai bisnis kecil-kecilan seperti komisi menghias pada sepatu dan tas teman-teman sekolahnya dengan harga Rp200.000 per komisi, berdasarkan pengalaman tersebut Muklay dapat memahami bagaimana arus uang itu terus mengalir kepadanya. Kegemarannya ini terus berlanjut hingga akhirnya Muklay meneruskan pendidikannya di Universitas Negeri Jakarta.

Muklay melanjutkan kuliah di bidang Pendidikan Seni Rupa. Pada jurusan Pendidikan Seni Rupa, Muklay dapat mengenal serta mempelajari berbagai cabang seni mulai dari seni murni, patung, seni grafis, hingga performance art. Banyak orang yang beranggapan bahwa jika kita kuliah Pendidikan maka kita akan jadi guru, asumsi tersebut tidak selalu benar dan hal itu telah dibuktikan oleh Muklay. Ia juga mencari banyak pengalaman dengan bergabung pada komunitas seni Kopi Keliling, dengan mengikuti komunitas tersebut Muklay mulai menganggap serius karya seninya sebagai peluang bisnis. Menurutnya seniman tidak hanya mempelajari pengetahuan tentang seni saja, namun seniman membutuhkan pengetahuan tentang manajemen seni, interaksi klien, dan bersosialisasi dengan lingkungan. Dengan begitu seniman tidak hanya menghabiskan uangnya untuk membeli cat saja.

Muklay menggabungkan pop art dan surealisme dalam karakter gambarnya dan juga terinspirasi dari salah satu kartunis asal Amerika, Charles Burns. Warna yang cerah dan objek-objek yang sering kita lihat seperti karakter kartun yang kita sukai saat kecil menjadi ciri khas karya Muklay. Dengan karakter yang kuat inilah Muklay mampu menarik brand-brand terkenal untuk berkolaborasi. Muklay sudah banyak melakukan kolaborasi dengan seniman lain, salah satu kolaborasinya yang paling terkenal adalah kolaborasi bersama merk fashion terkenal Jepang yakni Uniqlo pada tahun 2018. Pada tahun yang sama ia juga berkolaborasi dengan salah satu grup musik Indonesia yaitu RAN. Muklay juga turut berkolaborasi dengan Gramedia dan Lock n Lock pada tahun 2020. Di tahun yang sama Muklay dinobatkan sebagai salah satu 30 Under 30 versi majalah Forbes.

#WEWO #Artistofthemonth

Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *