[Update] Catatan Kegiatan Cerita Anak Negeri

[Update] Catatan Kegiatan Cerita Anak Negeri

[UPDATE] Catatan Kegiatan “Cerita Anak Negeri” (CAN)

Kamis lalu (9/3) kembali berlangsung Workshop Senirupa di Lapas Anak (LPKA) Arcamanik, Bandung untuk program literasi “Cerita Anak Negeri” (CAN)

Kelas hari itu diisi oleh para tutor WEWO, yaitu kak @iput_sitifitriyah, kak @andy.dwi.tjahyono kak @idenide kak @cimsview dan kak @deviwewobdg

Pada kesempatan tersebut, Kak Andy menjelaskan dengan sangat menarik dalam setiap proses berkarya biasanya selalu beriringan dengan proses mengapresiasi karya lainnya. Ia menceritakan beberapa mahakarya dari seniman-seniman dari dalam dan luar negeri. Tentang proses mereka menghasilkan karya serta cerita-cerita lainnya yang sangat inspiratif.

Kak Iput juga turut menambahkan informasi yang sangat insightful seputar karya-karya seniman Indonesia, seperti Raden Saleh, Affandi, dan seniman lainnya.

Pada sesi selanjutnya, Kak Cimot juga memberikan materi tentang cara membangun imajinasi kreatif. Ia menjelaskan tentang plot, penokohan dalam pewayangan, serta interpretasi atas tokoh yang didongengkan. Dalam kesempatan tersebut kak Cimot menggunakan hikayat populer Mahabrata dan Ramayana. Ia menjelaskan, cerita pewayangan akan selalu menarik dan menakjubkan, karena merupakan sebuah kreasi abadi yang mampu menyatukan menceritakan keindahan dan tragedi sekaligus.

Di sesi akhir, peserta anak-anak LPKA diajak menuangkan karya gambar bercerita atau cerita bergambar. Pada awalnya diberikan lembaran cerita yang belum tuntas dan mereka harus menambahkan cerita sesuai imajinasi mereka. Setelah itu kemudian diberi gambar sesuai cerita yang sudah mereka buat.

*Rencananya kegiatan CAN berlangsung selama 6 bulan untuk menghasilkan karya kompilasi dalam bentuk buku.

Kamis, 9 Maret 2017 – Lapas Anak/LPKA Bandung